360 tahun Indonesia untuk bisa masuk piala dunia
Senin, Juni 14, 2010 | Author: Ibnu Suwandi
Bukan mengharap tentunya, bukan juga sebuah ungkapan kebencian, karena saya juga orang indonesia, seseorang yg masih punya rasa cinta dan bangga terhadap bangsanya, karena tak pantas membenci bangsa sendiri, bukan Indonesia yang salah tapi mereka yang berkuasalah yang lemah, kalau ada orang indonesia membenci indonesia pergilah dan angkat kaki dari Indonesia (mau kemana kau?) hehehe.
Judul diatas juga bukan sebuah panghinaan atau pandangan sebelah mata terhadap timnas kita, sekali lagi tidak, saya selalu bangga dengan timnas kita dengan Bambang Pamungkas dkk banyak sudah yang mereka korbankan, dibalik menggelindingnya bola, dibalik 90 menit berlari dilapangan, pastinya menyimpan keinginan dan kerinduan berkumpul dengan keluarga, sudah resiko profesi mungkin, tapi setidaknya berkacalah, pantaskah kita mencaci mereka, menyalahkan mereka, sedangkan kita hanya bisa berteriak2 'oper kanan, kenapa ga coba shoot, ah goblok umpanannya salah lagi, wah g bisa kontrol bola tuh'. Mereka membawa nama Indonesia tp kita selalu dengan keakuan kita menyalahkan mereka, sekali lg bukan Bambang dkk tp pihak manajemennya yang harus dipertanyakan, coba lihat disini .
360 tahun adalah adalah waktu yg dicatat sejarah untuk masa dimana Indonesia berada dibawah penjajahan asing, ketika bangsa yang benar2 kaya ini harus menjadi sapi perah bangsa2 kolonial, Meskipun kelakuan panguasa sekarang juga tak jauh beda bahkan lebih kejam daripada penjajah waktu itu.
"Kalau dipikir2, sepak bola ini bisa diumpamakan sebagai pengganti perang, ya pengganti perang dunia". begitu kata seoarang teman waktu kami berkumpul menonton partai awal pertandingan sepak bola piala dunia Afrika Selatan, benar juga siapa yang kuat, taktik jitu, tehnik bagus, punya skill dan pengetahuan serta perhitungan yang matang dialah sang pemenang, dialah raja, yang akan berdiri diatas singgasana tertinggi persepakbolaan dunia, lalu aku katakan kepada temanku, kalau begitu berarti Indonesia butuh 360 tahun lagi untuk bisa masuk kancah piala dunia, ya lihatlah dari masa masuknya penjajah, masa perjuangan sampai masa kemerdekaan dan kemerdekaan Indonesia diakui pertama kalinya oleh Mesir itu butuh waktu 360 tahun, bedanya kalau masa penjajahan itu penjajahnya jelas, bangsa asing Belanda dll, nah kalau sekarang penjajahnya adalah bangsa sendiri, terlalu banyak untuk disebutkan permisalannya, tapi cukuplah yang kasat mata, bencana lumpur lapindo misalnya, yang tertimpa bencana ga jelas hidupnya, tempat tinggalnya, tapi yang seharusnya bertanggung jawab malah tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia, kalau bukan pemerintahnya yang lemah, mata duitan, dan bisa disetir, apalagi masalahnya coba?
Selanjutnya, entah sampai kapan tahta kerajaan PSSI ditangan Nurdin Halid akan berpindah tangan? tak ada yg bisa menjawab, mungkin menunggu sampai dia kembali kepada wujud asalanya yaitu tanah, kalau ini benar2 terjadi, mungkin 360 tahun Indonesia untuk bisa masuk kancah piala dunia bukan isapan jempol belaka.
This entry was posted on Senin, Juni 14, 2010 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments: