Harian Australia, The Sydney Morning menyebut setiap tahun, Densus 88 menerima bantuan jutaan dollar AS dari Australia. Mabes polri membantah bahwa yg diberikan Australia berupa bantuan pelatihan bukan uang tunai. Apapun itu rupa bantuan yg diberikan dan diterima kedua belah pihak ternyata membuktikan kebenaran asumsi kebanyakan masyarakat selama ini bahwa densus 88 dan seluruh hasil kerjanya yang dibangga-banggakan selama ini tak lepas dari campur tangan asing.
Ini baru Australia yang berbicara, jika nanti Polri atau densus88 melakukan kesalahan lain yang tidak sesuai dengan pesanan yang memberi “bantuan” bukannya tidak mungkin akan ada negara penyokong lainnya yang akan ikut bersuara, SERAPAT-RAPATNYA MENYIMPAN BANGKAI AKHIRNYA AKAN TERCIUM JUGA.
Tak heran jika sasaran tembaknya selama ini adalah pesantren, orang2 berjenggot, nama kearab2an, dan yang pasti beragama Islam. Teori konspirasi 911 (lihat disini) pun sudah terbongkar, sayangnya pemberitaan media yang selalu berusaha memojokkan Islam menutup fakta dan kebenaran yang ada.
Belum tuntas teka-teki bom bali dengan C4 nya yang bahkan TNI pun tak memiliki bahan peledak semacam itu kecuali Amerika, bermunculan terus pembunuhan berantai yang dilakukan Polri lewat densus88 atas dasar undang-undang anti terorisme, mengherankan dan benar-benar lucu, kenapa gerak densus88 begitu gesit, cepat dan mematikan sedangkan Polri selaku induknya seolah kalah pengalaman, sekedar untuk menangkap, mencari bukti dan menindak maling-maling uang rakyat, perampok bersenjata, mereka layaknya siput berjalan ! Ow atau mungkin mereka juga perlu mendapat ”bantuan” untuk bisa menjadi cerdas, cepat dan mematikan? Klo memang iya kenapa tak mencoba resep ala popeye sang pelaut ? MEMAKAN BAYAM !!!!!!!
2 tahun yang lalu

0 comments: