kenangan ala santri
Kamis, November 18, 2010 | Author: Ibnu Suwandi
"Ayo lari....lari pagi....badan sehat....otot kaki" lagu khas setiap hari selasa dan jum'at pagi yang dinyanyikan para santri saat melakukan olahraga lari bersama, semakin menambah semangat, sehingga jarak tempuh kurang lebih 200 meter bolak-balik tidak terasa sangat melelahkan, ditambah lagi suasana sekitar yang menghampar hijau tanaman padi, sungai yang meskipun agak sedikit berwarna kecoklatan tapi alirannya yang lumayan deras menambah kesejukan suasana pagi saat olahraga.

Pohon-pohon besar tinggi berjejer rapi di pinggir jalan, sepanjang yang kami lewati saat lari pagi menambah segarnya udara pagi, bukan itu saja, sapa para wanita setengah baya yang sedang berangkat kepasar membawa barang dagangannya dengan sepeda onthel yang terkadang tak kami hiraukan, ternyata ikut memberi andil keindahan suasana pagi itu.

"awas...ranjau" terdengar teriakan dari barisan paling depan. Ranjau yang dimaksud adalah kotoran sapi yang pasti menjadi penghias jalan setiap pagi karena memang disini adalah daerah pertanian, yang para petaninya masih menggunakan teknologi alami alias tenaga sapi untuk membajak sawah dan pastinya ranjau-ranjau itu menjadi peserta tak diundang dalam beberapa kelompok lari karena mungkin kurang awas sehingga terinjak dan menempel di sepatu beberapa santri.

(bersambung)
|
This entry was posted on Kamis, November 18, 2010 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments: